8 Adab & Amalan Sunnah Idul Fitri: Panduan Lengkap Sesuai Sunnah Nabi
![]() |
| hari raya idul fitri |
Memahami adab dan amalan sunnah Idul Fitri sangat penting agar perayaan kita tidak terjebak dalam hura-hura semata. Berikut adalah panduan sistematis mengenai amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan di hari raya Idul Fitri:
Beberapa Hal yang disunnahkan dikerjakan saat idul fitri
1. Mandi Sebelum Berangkat Shalat Id
![]() |
| mandi sebelum shalat idul fitri adalah sunnah |
Dalil: Berdasarkan riwayat dari Nafi', ia berkata:
عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ عَبْدَ اللهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ، قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى*رواه مالك في المؤطأ
Transliterasi Latin
“An Nafi' Anna ‘Abdullah bin ‘Umar kaana yaghtasilu yaumal fithri qabla ay yaghduwa ilal mushalla.”
Artinya :
"Dari Nafi' sesungguhnya Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma mandi pada hari raya Idul Fitri sebelum berangkat ke tanah lapang (tempat shalat)." (HR. Malik dalam Al-Muwatha’).
Meskipun riwayat di atas secara spesifik menyebutkan Idul Fitri, para ulama menyepakati bahwa hukum yang sama (sunnah) juga berlaku untuk Idul Adha.
Waktu Mandi: Menurut sebagian besar ulama, waktu mandi ini sudah bisa dilakukan sejak masuk waktu Fajar (Subuh) pada hari raya. Namun, ada pula yang berpendapat boleh dilakukan sejak tengah malam.
Tujuan: Selain mengikuti atsar (jejak) sahabat Nabi, hal ini bertujuan agar umat Muslim berkumpul dalam keadaan bersih, wangi, dan rapi di hari kemenangan.
2. Mengenakan Pakaian Terbaik dan Wangi-wangian
Idul Fitri adalah momen untuk menampakkan nikmat Allah. Kita disunnahkan memakai pakaian terbaik yang kita miliki. Perlu dicatat, "terbaik" tidak harus baru atau mahal, melainkan pakaian yang paling rapi, bersih, dan menutup aurat dengan sempurna. Bagi laki-laki, disunnahkan pula memakai wangi-wangian (parfum).
Tips :
"Pastikan pakaian sudah disiapkan sejak malam hari agar pagi hari tidak terburu-buru."
3. Makan Sebelum Berangkat Shalat Id
Berbeda dengan Idul Adha yang disunnahkan makan setelah shalat, pada Idul Fitri kita justru diperintahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat menuju tempat shalat. Hal ini merupakan simbol penegasan bahwa hari itu adalah hari di mana kita dilarang berpuasa, hal ini di dasarkan pada praktik yang Nabi kerjakan dari hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik dalam hadis shahih bukhari berikut ini :
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَغْدُو يَوْمَ الفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ ... وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا*رواه البخاري
Transliterasi Latin
“'An Anas Ibni Malik qala Kaana Rasuulullaahi shallallaahu ‘alaihi wa sallama laa yaghduu yaumal fithri hattaa ya’kula tamaraatin... wa ya’kuluhunna witran.”
Artinya :
Dari Anas bin Malik RA berkata:"Rasulullah SAW tidak berangkat pada pagi hari Idul Fitri hingga beliau memakan beberapa butir kurma...Nabi memakan kurma dengan hitungan ganjil" (HR. Bukhari No. 953).
Disunnahkan memakan kurma dalam jumlah ganjil (3, 5, atau 7 butir).
Memakan kurma /sesuatu yang lain sebelum berangkat mengerjakan shalat idul fitri memiliki beberapa hikmah diantaranya:
Simbol Berbuka: Makan sebelum shalat Idul Fitri adalah penegasan bahwa hari tersebut adalah hari berbuka (Idul Fithr) dan haram hukumnya untuk berpuasa.
Perbedaan dengan Idul Adha: Pada Idul Adha, disunnahkan untuk menunda makan sampai selesai shalat agar makanan pertama yang disantap adalah hasil sembelihan kurban (jika berkurban).
Jumlah Ganjil: Mengikuti sunnah Nabi, sangat dianjurkan memakan kurma dalam hitungan ganjil seperti 3, 5, atau 7 butir. Jika tidak ada kurma, bisa diganti dengan makanan manis lainnya atau air putih.
4. Mengumandangkan Takbir
Takbir adalah syiar utama hari raya. Waktu mulainya takbir Idul Fitri adalah sejak terbenamnya matahari pada malam hari raya hingga imam berdiri untuk memulai shalat Id. Perbanyaklah membaca takbir di masjid, di rumah, maupun di perjalanan menuju tempat shalat.
Lafadz Takbir:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ
(Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallahu wallahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd).
5. Berjalan Kaki dan Menempuh Jalan yang Berbeda
Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk berjalan kaki menuju tempat shalat Id jika memungkinkan. Selain itu, beliau memiliki kebiasaan unik yaitu menempuh jalan yang berbeda saat berangkat dan saat pulang.
Hikmahnya: Agar kita bisa bertemu dan menyapa lebih banyak orang, mempererat silaturahmi, serta menebar salam di rute yang berbeda.
baca juga :
6. Saling Mengucapkan Selamat (Tahni’ah)
![]() |
| Saling mendoakan dengan ucapan "Taqabbalallahu minna wa minkum" saat bertemu sesama muslim di hari raya. |
Adab yang sangat indah di hari raya adalah saling mendoakan. Para sahabat Nabi SAW biasa mengucapkan doa ketika bertemu satu sama lain di hari raya.
Lafal yang Disunnahkan:
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
(Taqabbalallahu minna wa minkum)
Artinya:
"Semoga Allah menerima amal kami dan amal kalian."
7. Melaksanakan Shalat Id di Tanah Lapang
Jika cuaca mendukung dan memungkinkan, pelaksanaan shalat Id lebih utama dilakukan di tanah lapang (musala) daripada di dalam masjid. Hal ini dilakukan agar syiar Islam tampak lebih besar dan mampu menampung lebih banyak jamaah, termasuk wanita dan anak-anak.
8. Menyimak Khutbah Hingga Selesai
Setelah shalat Id selesai, jangan terburu-buru beranjak pulang. Disunnahkan untuk tetap duduk dengan tenang dan menyimak khutbah yang disampaikan khatib. Khutbah Idul Fitri berisi pesan-pesan takwa dan pengingat agar kita tetap konsisten beribadah setelah Ramadhan usai.
baca juga :
Penutup
Idul Fitri adalah hari kemenangan yang harus dirayakan dengan ketaatan. Dengan menjalankan adab dan sunnah di atas, kita tidak hanya mendapatkan kesenangan duniawi berupa pertemuan keluarga, tetapi juga mendapatkan pahala yang berlimpah. Mari kita jadikan Idul Fitri tahun ini lebih bermakna dengan menghidupkan kembali sunnah-sunnah Rasulullah SAW.
Dari beberapa sunnah yang dikerjakan di hari raya berapa yang sudah biasa anda kerjakan? dan ada gak sunnah atau adab lain yang belum masuk dalam artikel ini, silahkan tuliskan di kolom komentar.



Posting Komentar untuk "8 Adab & Amalan Sunnah Idul Fitri: Panduan Lengkap Sesuai Sunnah Nabi"
Posting Komentar